Game Online Mempengaruhi Pikiran Generasi Muda 

Kecanduan game online menjadi salah satu dampak buruk yang terjadi pada generasi muda saat ini, yang mengakibatkan kurangnya fokus pada prestasi akademi saat ini. 

Generasi saat ini tak luput dari permainan game online, dimana mereka tidak mengetahui pengaruh yang mereka dapatkan ketika memainkan game tersebut. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2023, mencatat bahwa anak di bawah usia 15 tahun sudah memiliki atau menguasai telepon genggam sekitar 36,99 persen dan bagi remaja usia 16-24 tahun 92,14 persen. Dari data tersebut terlihat banyak nya generasi muda yang sudah menguasai teknologi. 

Kecanduan game online, dapat memberikan dampak yang kurang baik terhadap generasi saat ini. Dimana banyak terjadi kasus anak kecanduan game online, seperti yang terjadi di Semarang  dimana siswi SMP dinyatakan tidak naik kelas yang diakibatkan oleh game online. Pada kasus tersebut dapat dipahami kecanduan game online akan mengakibatkan kehilangan fokus saat mengerjakan sesuatu, sehingga akan memberikan dampak pada prestasi dan produktivitasnya. Emosi yang tidak stabil juga seringkali berdampak buruk pada hubungan komunikasi, sehingga sebagian besar para pecandu game online menunjukkan sikap yang anti-sosial. 

Isu yang dibahas di kalangan generasi muda saat ini adalah Kecanduan game online, game online ini memberikan hiburan yang menyenangkan namun apabila berlebihan akan memberikan dampak. Diantara dampak buruk yang ada kesehatan fisik, mental dan sosial remaja menjadi salah satu yang sering terjadi.  Dari website Kemendikdasmen dituliskan bahwa salah satu dampak buruk nya adalah pengaruh terhadap prestasi akademik, dimana generasi muda yang mulai atau bahkan sudah kecanduan game online akan lebih cenderung mengabaikan tanggung jawab akademis mereka. Waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar sering kali terbuang untuk bermain game, sehingga mengakibatkan prestasi akademik mereka bisa menurun.

Mencegah kecanduan game online sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara hiburan digital dan kehidupan sehari-hari untuk generasi muda., ada beberapa langkah yang dapat diambil oleh remaja, orang tua dan lingkungan sekitar. Salah satu caranya ialah menentukan batas waktu untuk bermain game online, generasi muda perlu menetapkan untuk diri mereka tentang batasan waktu untuk bermain game yang lebih disiplin dalam menerapkan misalnya, bermain game hanya selama satu atau dua jam per hari. Selanjutnya caranya ialah meningkatkan tingkat kesadaran dalam diri, generasi muda saat ini perlu memahami dampak negatif dari kecanduan game online. Sehingga ketika generasi muda sudah menerapkan cara-cara berikut maka, persentase kecanduan main game online akan berangsur menurun.

Mencegah kecanduan game online tidak hanya untuk sekedar mengatur waktu bermain melainkan untuk mengedepankan kesehatan dan kesejahteraan dalam diri secara keseluruhan. Generasi muda perlu aktif untuk kegiatan yang lebih bermanfaat baik secara fisik maupun mental sehingga menjaga hubungan sosial yang berdampak positif dengan adanya kesadaran dan dukungan dari orang tua serta lingkungan sekitar, generasi muda akan menikmati dunia digital tanpa terjebak dalam kecanduan tersebut. Sehingga keseimbangan antara hiburan digital dan tanggung jawab sehari-hari akan menjadikan generasi muda tersebut menjadi individu yang sehat dan produktif. (Fadilah, 12/11/2025)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *