Semangat Pemuda Untuk Indonesia Bersatu

Indonesia dengan salah satu penduduk terbanyak, dengan berbagai macam latar belakang yang berbeda-beda, tantangan yang dihadapi yang mendasari faktor-faktor perpecahan. Salah satu permasalahan adanya perbedaan sosial budaya, generasi muda sebagai agen perubahan dengan kembali menanamkan sikap saling membutuhkan sesama masyarakat. 

Indonesia merupakan salah satu negara penduduk terbanyak di dunia, dengan jumlah penduduk 284,438 juta jiwa menurut data Badan Pusat Statistik. Saat ini Indonesia menduduki peringkat 4 di antara negara dengan penduduk terbanyak dari negara Tiongkok, India, dan Amerika. Banyak nya penduduk yang ada di Indonesia, dibentuk kembali dengan berbagai macam agama, ras suku dan bahasa. Banyaknya keberagaman yang ada menimbulkan beberapa perbedaan, terutama pada sosial budaya di lingkungan pemuda saat ini.

Pemuda adalah sebuah aset bangsa, maju atau mundurnya sebuah negara tergantung pada penerus generasinya atau biasa disebut sebagai agen perubahan. Pemuda Indonesia saat ini kehilangan jati diri bangsannya, menurut portal online kementrian kebupaten Buleleng penulisan bahwa pemuda saat ini membutuhkan adanya pemikiran kembali, penemuan kembali dalam membentuk karakter bangsa untuk kembali menemukan jati diri bangsa ini. Tantangan yang dihadapi pemuda adalah banyaknya macam perbedaan, jika perbedaan tersebut dijalankan ke arah yang benar maka akan sesuai dengan bhineka tunggal ika, saling memberikan semangat dan mendukung kemajuan yang berkembang. 

Faktor permasalahan banyaknya perbedaan tersebut berdampak pada masyarakat, dalam media kumparan juga menuliskan bahwa meningkatnya jumlah kriminalitas, adanya kesenjangan antar kelas sosial, perpecahan kelompok, munculnya perilaku menyimpang, meningkatnya pengangguran dan berbagai hal yang dimungkinkan, apalagi teknologi digital dan media sosial semakin mempermudah. Permasalahan tersebut banyak muncul di ruang lingkup generasi muda, dari perpecahan sosial budaya. Faktor yang mendasari adalah perbedaan ekonomi, budaya, suku, dan pandangan terhadap suatu hal. 

Soerjono Soekanto (2002), sosial budaya muncul diakibatkan oleh nilai-nilai sosial dan moral masyarakat. Perubahan sosial dan budaya mengakibatkan permasalah hadir di kalangan individual maupun kelompok. Paling tidak masalah sosial budaya diawali oleh keresahan moral sebagian orang melihat perilaku dari minimnya moral dari individu atau kelompok tertentu dalam masyarakat, perilaku tersebut menjadi keresahan umum. Para pemuda saat ini telah menghadapi informasi palsu, dan kurangnya komunikasi terhadap suatu kelompok tertentu yang dianggap buruk oleh kelompok lain sehingga terjadi perpecahan antar kelompok. 

Permasalahan dan dampak dari sosial budaya di lingkup pemuda, ketua kementerian pemuda dan olahraga Erick Thohir mengungkapkan bahwa kemajuan Indonesia membutuhkan kolaborasi sinergi dan kebersamaan antara sesama pemuda dari berbagai daerah dan latar belakang yang berbeda. Generasi muda merupakan pembangun sinergi yang menguatkan jejering nasional dan global, solusi dari permasalah yang terjadi ialah kolaborasi dari berbagai perbedaan yang ada. Jadikan perbedaan menjadi pemersatu Indonesia, dan menjadikannya sebuah kunci dari pergerakan untuk Indonesia, beriringan dengan slogan “berbeda-beda namun satu jua” yang dimiliki Indonesia. (Fadilah, 27/10/2025)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *