Budaya Tradisional Harus Dijaga

Beragam budaya yang ada di negeri ini, banyak yang sudah diakui oleh dunia. Maka sebagai bangsa ini harus bangga, dan menjaga kelestarian budaya.

Negara yang banyak yang memiliki keberagaman salah satunya adalah Indonesia, berdasarkan data online kemendikdasmen pada tahun 2022 tercatat bahwa sebanyak 1.728 Warisan Budaya TakBenda (WBTB) yang ada wa berbagai provinsi. Kekayaan di negeri ini berbagai macam, diantaranya tradisi, bahasa, tari, hingga karya seni yang menjadi bagian sebuah identitas bangsa.

Bermacam-macam budaya yang dimiliki Indonesia, timbul beberapa permasalahan, diantaranya  beberapa budaya tradisional Indonesia di klaim oleh negara asing. Pada platform pemberitaan Media Indonesia, menganalisis bahwa ada 9 budaya indonesia yang hampir diambil oleh bangsa lain, contohnya keris, batik, wayang kulit, reog Ponorogo, lagu daerah “Rasa Sayange,” kuda lumping, gamelan Jawa, angklung, hingga tari pendet dan tari piring. Fenomena tersebut menjadi bumerang, dan mengancam kebudayaan bangsa ini sendiri. 

Akhirnya, jika hal tersebut dianggap remeh maka akan membuat bangsa ini semakin jauh dari budaya dan identitasnya sendiri. Dalam kutipan berita media online kumparan.com, disana dijelaskan bahwa ada 3 konsekuensi ketika kita tidak menjaga budaya tradisional. Hilangnya warisan kearifan lokal, lunturnya jati diri kebudayaan, dan semakin terbukanya peluang bagi negara lain untuk mengklaimnya. 

Dari buku Antropologi karangan Tedi Sutardi, Ia menuliskan keberagaman budaya, tradisi, dan kearifan lokal merupakan sebuah hasil karya yang bernilai harganya. Maka daripada itu melestarikan kembali budaya yang ada di tanah air ini, merawat, menjaga nya kembali supaya kebudayaan ini tidak diklaim oleh orang lain. 

Mengantisipasi hal tersebut, ada beberapa cara untuk tetap mempertahankan kebudayaan yang ada. Dengan cara memberi dukungan kepada masyarakat lokal, memperkuat ketahanan budaya, mengenalkan warisan budaya melalui pendidikan, komunitas lokal sebagai wadah untuk dikenal forum internasional, serta mengadakan pameran dan pertunjukan yang memperlihatkan keunikan budaya Indonesia. Langkah-langkah ini bukan hanya sekedar upaya pelestarian, melainkan juga strategi mempertegas identitas bangsa di mata dunia.

Menjaga budaya tradisional sama dengan halnya menjaga jati diri Indonesia. Dengan melestarikan dan menghidupkannya di tengah masyarakat, kita tidak hanya merawat warisan leluhur, tetapi juga membangun fondasi yang kokoh untuk masa depan bangsa. (Fadilah 03/10/25)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *